Wabup Garut : Manfaat Teknologi Digital Di Era 4.0 Harus Bisa Dirasakan Sampai Ke Tingkat Bawah

Share posting

Dari 50 usulan, baru 12 desa desa blankspot yang telah menjadi desa digital. Diperlukan waktu dua atau tiga tahun agar jaringan di Kabupaten Garut bisa merata tersebar ke 421 desa

Oleh : Wishnoe Ida Noor

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut melaunching Desa Digital di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Rabu (29/4/2021).(Foto: Yogi Budiman/Diskominfo Garut-grahabignews.com)

 

Garut – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut melaunching Desa Digital di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Rabu (29/4/2021).

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan dengan adanya desa digital ini berharap bisa bermanfaaat bagi masyarakat serta menjadi pendorong bagi desa lainnya agar menjadi desa digital. “Desa digital ini mudah-mudahan bukan hanya bermanfaat bagi desa-desa yang ada di kecamatan cisompet tetapi juga menjadi pendorong agar desa-desa yang lainnya di Kabupaten Garut menjadi Desa Digital,” kata Wabup.

Menurutnya, era 4.0 harus bisa sampai ke kampung bahkan ke desa-desa, contohnya seperti membuat smart pole atau tiang cerdas yang bisa memancarkan sinyal internet. “Era 4.0 mau tidak mau harus sampai ke kampung-kampung sampai ke desa – desa kalau misalkan bindernet (perusahaan dari lokal penyedia layanan internet) membuat sebuah smart pole. Jadi memang teknologi digital dengan era 4.0 harus bisa dirasakan ke tingkat bawah ke kampung – kampung dan harus sampai ke RT dan Ke RW,” ucapnya.

Ia memberikan apresiasi kepada para kepala desa yang sudah berupaya menjadikan desanya menjadi desa digital melalui Diskominfo. Wabup juga menuturkan bahwa baru 12 desa dari 50 usulan desa blankspot yang telah menjadi desa digital.

“Saya memberikan apresiasi kepada para kepala desa yang sudah berupaya bagaiamana menjadikan desanya desa yang maju kami dari pemerintah daerah melalui Diskominfo baru bisa kemarin itu usulan itu baru 50 desa yang blankspot  kita baru bisa hanya 12 desa,” kata dr. Helmi.

Wabup menuturkan, kemungkinan memerlukan waktu dua atau tiga tahun agar jaringan di Kabupaten Garut bisa ada secara merata.

“Baru 12 Desa kita terus bangun jaringan nah jaringan ini memang dengan anggaran tahun kemarin 3 miliar tahun ini 10 milliar ini juga sangat jauh dari kesempurnaan mungkin ada dua tiga tahun lagi supaya jaringan kita merata di seluruh Kabupaten Garut,” katanya.

Wabup berharap agar setiap desa mempunyai inisiatif dan inovasi agar bisa terlayani dengan baik dan bisa diprioritaskan dalam menuju desa digital. “Tetapi tetap inisiatif atau inovasi atau kreatifitas dari desa kami tunggu dan itu yang akan kita priotitaskan kalau ada desa benar-benar punya keinginan kuat tekad kuat itu kita prioritaskan karena di kita desanya banyak 421 yang lebih aktif mungkin kita akan layani dengan baik,” ungkapnya.

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *