Antusiasme Petani Di Kecamatan Cibatu Pada Pelatihan Sejuta Penyuluh dan Petani dari Kementan

Share posting

Oleh : Riki Kurniawan, SP.

Antusiasme Petani Di Kecamatan Cibatu Pada Pelatihan Sejuta Penyuluh dan Petani dari Kementan (Foto oleh Riki Kurniawan, SP.,-grahabignews.com)

Garut – Kementerian Pertanian menyelenggarakan event besar, Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh. Meski pelatihan di gelar secara virtual lewat zoom tetap antusis petani begitu besar.

Antusiasme itu juga terjadi di Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut. BPP Kecamatan Cibatu menggelar ZOOM meeting bersama dengan perwakilan Kelompok tani seorang perdesa, tentunya dengan menerapkan prokes. Untuk di Kecamatan Cibatu juga di samping kegiatan di BPP Cibatu masing-masing Kelompok tani juga mengkuti kegiatan pelatihan ini di masing-masing desa domisilinya.

Pelatihan ini bertujuan sebagai upaya Kementerian Pertanian dalam menggenjot SDM untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi dan daya saing sehingga berujung pada peningkatan produksi. Kebangkitan pertanian harus diawali dari kebangkitan SDM, yaitu petani, penyuluh, petani milenial, poktan dan gapoktan.

Kegiatan pelatihan sejuta petani dan penyuluh yang dilaksanakan secara serentak dan secara resmi dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Jumat (06/08).

Dalam arahannya orang nomor satu di Indonesia ini menyampaikan ketika hampir hampir semua sektor negatif ditahun 2020 justru sektor pertanian tumbuh positif sebesar 1, 75% dan pada triwulan pertama 2021 yang lalu tumbuh positif 2.95%.

“Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita harus membangun kemandirian pangan Indonesia dan kesejahteraan petani harus bisa meningkat secara signifikan. Petani harus menjadi profesi yang menjanjikan, profesi yang mensejahterakan dan kita harus membuat generasi muda lebih berminat menjadi petani,” kata Joko Widodo.

Ia juga berpesan pada para penyuluh pertanian selain melakukan penyuluhan dan pendampingan, para penyuluh juga menjadi mata dan telinga yang menghubungkan dengan petani dan pemerintah demikian juga sebaliknya.

Presiden pada kesempatan pembukan pelatihan sejuta petani dan penyuluh, meminta kepada para penyuluh untuk terus belajar dan mengembangkan diri tingkatkan pengetahuan dan keterampilan saudara-saudara di bidang teknis dan manajemen, belajarlah terus dengan para petani dengan koneksi internet yang tersedia. “Saudara jangan menunggu diklat untuk belajar, tetapi saudara harus aktif belajar sendiri bersama masyarakat,” tegas Presiden RI Joko Widodo.

 


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *