Bimtek Penguatan Kapasitas SDM Sekolah Gunung dan Konservasi Alam Jagawana Talaga Bodas Beserta Kader Konservasi
Oleh : Wishnoe Ida Noor

Garut – Jum’at (16/09/2022) Bentuk Keterpanggilan, kepedulian dan konsistensi Yayasan Citra Bina Bangsa Indonesia (CBB Foundation) dalam Upaya Solutif untuk Konservasi Lingkungan, Pelestarian Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana. Pada tanggal 21 dan 22 Maret Dalam Rangka Hari Hutan Internasional dan Hari Air Dunia Tahun 2022 Membuka dan Meresmikan Sekolah Gunung dan Konservasi Alam ” Jagawana Talaga Bodas” yang merupakan Wahana Edukasi, Sosialisasi dan Aksi Multipihak dalam upaya upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dan Upaya -Upaya Pengurangan Resiko Bencana (Mitigasi Bencana).
Visi Rehabilitasi Sosial Untuk Kelestarian Lingkungan Hidup Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani.
Tindak lanjut peresmian Sekolah Gunung dan Konservasi Alam sebagai bentuk konsistensi lembaga dalam upaya peningkatan Soliditas Tim, Profesionalitas Kinerja dan Membangun Kemitraan Multipihak maka Pada tanggal 14 September 2022 Sekolah Gunung dan Konservasi Menyelenggarakan Kegiatan BIMBINGAN TEKNIS PENGUATAN KAPASITAS TIM JAGAWAN DAN KADER KONSERVASI bertempat di BaseCamp Jagawana Talaga Bodas di Jl. Raya Wanaraja Kawah Talaga Bodas Blok Talaga Bodas – Desa Sukahurip Kec. Pangatikan Kabupaten Garut.

Direktur Sekolah Gunung dan Konservasi Alam “Jagawana Talaga Bodas” Uun Frinawaty, A.KS. menjelaskan pada GrahaBigNews, bahwa Kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas SDM dan Kader Konservasi diikuti oleh 25 peserta dari 5 unsur Penthahelik dengan berbagai latar belakang baik penggiat lingkungan, krlompok tani, kelompok wanita tani, akademisi, perangkat desa, dan pers media.
“Bimtek yan telah kami lakukan pada hari Rabu tanggal 14 September 2022 dibuka Oleh Bapak Bupati Garut yang diwakili oleh Bapak Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut,” ujar The Uun.
Menurutnya ada 3 hal tujuan Bimtek yang hendak dicapai yaitu ;
- Penguatan kapasitas, ilmu pengetahuan dan keteranpilan terkait peranan, tugas dan fungsi sekolah konservasi dan kader konservasi
- Upaya membangun komunikasi, harmonisasi dan soliditas Tim Jagawana dalam upaya wujudkan profesionalitas kinerja
3.Membangun kolaborasi dan kerja sama multi pihak dalam upaya nyata konserbasi Alam

Masih Kata The Uun, tindak lanjut dari kegiatan Bimtek Sekolah Konservasi akan melanjutkan dengan Kegiatan Pengayaan Kurikulum Tim Kerja Sejumlah 4 x pertemuan dengan 5 materi teori dan praktek Jagawana.
“Pengolahan sampah organik buah biahan dan sayuran menjadi Cairan Multi Manfaat ECO ENZYME target panen1000 liter,” ungkapnya.
Disinggung terkait siapa saja yang mnsupport kegiatan tersebut? The Uun mengatakan, bahwa kegiatan Bimtek mendapat dukungan multipihak baik dinas terkait, Forkompimcam Pangatikan, Wanaraja, Kades desa Sukamena,desa Sukahurip, tokoh masyarakat, akademisi dan dunia usaha.
Lanjutnya, kegiatan Bimtek diisi oleh pemaparan materi terkait Konservasi Alam yang melibatkan 5 oemateri dari 5 Dinas terkait, yaitu :
- Badan Kesbangpol Kab. Garut
- BKSDA Kantor Seksi Konservasi Kab. Garut
- Dinas PUPR Kab. Garut
- CDK V Dishut Jabar, dan
- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Kegiatan berjalan lancar dan sukses. Saya ucapkan terima kasih kepada Pemda Garut, Bakesbangpol Garut, BKSDAGarut, Dinas LH Garut, Dinas PUPR Garut dan KCD V Dishut Jabar, KPH Garut, BRI Cabang Garut dan semua pihak sehingga alhamdulilah Kegiatan Bimtek Penguatan Kapasitas SDM Sekolah Gunung dan Konservasi Alam “Jagawana Talaga Bodas” dapat terwujud. Semoga kehadiran Sekolah kami dapat turut berperan serta memperbaiki lingkungan Garut dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas The Uun.



