Kesigapan PDAM Tirta Inta Pasca Banjir Pameungpeuk

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

kanan: Dirut PDAM Tirta Intan Garut, DR. H. Aja Rowikari di Lokasi Banjir Pameungpeuk, Jum’at (23/09). (Foto: Istimewa – grahabignews.com)

Garut – Pasca banjir di dikecamatan pamengpeuk, Kamis (22/09), ribuan warga Kecamatan Pameungpeuk kesulitan mendapatkan layanan air bersih sampai Jumat (23/09).

Menurut Direktur PDAM Tirta Intan Garut, DR. H. Aja Rowikarim, bahwa aliran air terputus akibat bangunan Intek rusak parah, bahkan motor pompa air kotor berkapasitas 35 l/d serta panel listrik hanyut terbawa banjir.

“Ekses banjir di Pameupeuk, sedikitnya 1529 jaringan Air PDAM ke rumah warga di Kecamatan Pameumpeuk menjadi mati total,” jelas Dirut PDAM, Jum’at (23/09).

Direktur Teknik pada Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut, Ugun Wiguna, ST.MM. di Lokasi Banjir Pameungpeuk. (Foto: Istimewa – grahabignews.com)

Untuk penanganan pasca banjir, lanjut DR. Aja, pihaknya berusaha mencari lokasi untuk tempat intek sementara, sekaligus mengadakan panel listrik dan pompa agar segera dapat beroperasi lagi.

“Air merupakan kebutuhan yang sangat vital, maka PDAM segera mengirimkan tanki untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak,” imbuhnya.

Upaya lainnya, masih kata dia, yaitu rekayasa jalur agar air bersih bisa tetap mengalir ke Pameungpeuk. Lalu mencari lahan baru untuk intek, sehingga sambungan air PDAM ke rumah warga bisa normal kembali,” pungkasnya.


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *