Kebakaran Sejumlah Kios Jln. Pramuka, Pentingnya Sosialisasi Nomor Darurat
Oleh : Wishnoe Ida Noor
Grahabignews.com.Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, tinjau lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah kios di Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, pada Rabu pagi (14/1/2026).
Bupati Garut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap fasilitas yang berisiko memicu kebakaran serta akses informasi darurat bagi masyarakat.
Bupati Garut mengapresiasi kinerja petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang dinilai sangat responsif dalam menangani api. Namun, ia memberikan catatan khusus terkait keterlambatan laporan yang diterima petugas akibat kebingungan warga dalam menghubungi pihak berwenang.
”Ya tadi kita lihat, kurang sosialisasi terkait dengan nomor emergency. Jadi mereka bingung mesti ke siapa berhubungannya, meskipun sebenarnya sudah pada tahu, cuman kan ya harus lebih banyak dibanyakin lah di mana-mana titik-titik bahwa kalau ada apa-apa langsung hubungi (damkar),” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun penyebaran nomor darurat memiliki risiko disalahgunakan untuk bercanda, sosialisasi masif tetap harus dilakukan demi keamanan publik.
”Fasilitas-fasilitas yang berisiko terhadap kebakaran, kita ingatkan semuanya,” tegasnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa objek yang terbakar berada di kawasan strategis pusat kota, tepatnya di persimpangan Jalan Pramuka dan Jalan Bank. Mengingat lokasi tersebut merupakan deretan toko oleh-oleh yang memiliki aktivitas penggorengan tinggi, potensi penyebaran api sangat besar.
”Nah, kita menurunkan, saat ini kami menurunkan tiga unit pancar, dua water supply. Dengan anggota yang bertugas saat itu jadi dari lima unit itu 24 orang ditambah cadangan, jadi sekitar 35 orang kita yang turun ini,” ujarnya.
Berdasarkan laporan awal, sumber api diduga berasal dari kebocoran selang gas pada salah satu alat penggorengan. Namun saat ini, pihaknya tengah melakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab kebakaran terjadi.
”Tiga ya (kios terdampak). Ini yang terbakar tiga kios dan yang terselamatkan ini ada beberapa kios alhamdulillah bisa terselamatkan. Ini kami dengan lima unit itu menghabiskan 36.000 liter air,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, Disdamkar mengonfirmasi kondisi terkini sebagai berikut yaitu objek terdampak 3 kios oleh-oleh hangus terbakar, sejumlah kios di sekitar titik api berhasil dilokalisir dan diselamatkan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, dan kerugian materil masih dalam perhitungan.
Terakhir, Eko menegaskan bahwa petugas telah selesai melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa serta memastikan area benar-benar aman.

