Anggaran Insfrastruktur yang Tertunda Akibat Covid-19, Tergantung Hasil Verifikasi Dinas

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Demokrat Komisi 4, Mas Yayu Siti Sapuro. (Poto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

Garut – Dampak pandemic Covid 19, mengakibatkan anggaran pembangunan insfrastuktur tahun 2020 di Kab. Garut dialihkan kepada penanganan wabah Covid-19. Meski demikian, anggaran insfrastruktur tersebut tidak dapat dipastikan akan dilaksanakan pada tahun depan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Mas Yayu Siti Sapuro salah satu Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Demokrat Komisi 4, saat reses Anggota DPRD Kab. Garut Masa Sidang III Tahun 2020 dengan para pengurus PAC Dapil 2, Senin (07/11) di Rumah Makan Gandasari Jl. Raya Limbangan-leuwigoong.

Baca juga : http://grahabignews.com/2020/12/07/di-resesnya-dengan-pac-dapil-2-fraksi-partai-demokrat-mas-yayu-siti-sapuro-tegaskan-pembelajaran-laring-dan-luring-masa-pandemic-covid-19-ini-menjadi-pelajaran-berharga-bagi-semua-pihak/

Dijelaskan Mas Yayu, pembangunan Insfrastruktur yang tercancel, nanti akan dievaluasi ulang, jika pembangunan itu memang mendesak, tentu akan dianggarkan kembali. Akan tetapi tetap melalui proses, yaitu Musrenbang/SIPD, RKPD, KUA PPAS sehingga muncul prioritas anggaran yang nantinya masuk menjadi APBD.

“Pembangunan Insfrastruktur yang tertunda di tahun ini akibat munculnya wabah virus Covid-19, nanti di evaluasi ulang oleh Instansi terkait. Apabila memang pembangunan itu sangat mendesak dan dibutuhkan masyarakat, maka dianggarkan kembali, namun jika tidak mendesak karena keterbatasan anggaran tentu akan ditunda kembali,” ungkapnya.

Pada intinya, tambah dia, pembangunan yang tertunda tahun ini, dikembali lagi hasil verifikasi instansi tersebut, karena hal tersebut terkait dengan teknis. “Penentuan pembangunan, tergantung dari urgensitasnya, jika tidak mendesak akan ditunda terkecuali anggaran memadai bisa saja dilanjutkan,” pungkas Mas Yayu.


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *