Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M. Eng Pimpin Kembali UNIGA 5 Tahun Kedepan

Share posting

Oleh: Rudi Herdiana

Sesi Foto Bersama. (Foto: Istimewa – grahabignews.com)

grahabignews.com, Garut – Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M. Eng, kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Garut (UNIGA) Masa Jabatan 2023-2028. Acara pelantikan di gelar di Aula B UNIGA Kec. Tarogong Kaler, dihadiri Buapati Garut, H. Rudy Gunawan, Rabu (02/08).
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada Dr. Abdusy Syakur Amin dan pentingnya UNIGA dalam meningkatkan daya saing Kabupaten Garut.
Bupati menkankan bahwa perlunya kerjasama semua pihak, guna meningkatkan kemampuan masyarakat Garut, terutama bagi lulusan SLTA, dengan harapan dapat mengurangi angka pengangguran.
“Penting bagi Pemerintah Kabupaten Garut, karena Kabupaten Garut mempunyai satu universitas yang dikelola secara profesional, oleh satu yayasan dan telah melahirkan juga beberapa menteri dari alumni Universitas Garut,” ucap Rudy.

Prosesi Pelantikan Rektor UNIGA Periode 2023-2028. (Foto: Rudi Herdiana – grahabignews.com)

Perlu diketahui, lanjutnya, hampir 40 ribu orang lulusan SLTA di Kab. Garut setiap tahunnya, namun, hanya 10 ribu orang yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
Sementara itu, Dr. Abdusy Syakur Amin berterima kasih kepada Yayasan Universitas Garut, atas kepercayaan untuk menjabat kembali sebagai Rektor UNIGA selama lima tahun ke depan.
Dirinya merasa bangga dengan capaian universitas yang telah memiliki 29 program studi, 8 fakultas, dan 1 program pasca sarjana. “Diharapkan untuk membuka program studi doktor ilmu administrasi sebagai langkah progresif menuju keberhasilan yang lebih besar,” harap dia.
Ia memaparkan, hal tersebut merupakan satu loncatan yang sangat signifikan, mengingat membuka program studi merupakan suatu hal yang harus sangat dipersiapkan, mulai dari tenaga dosen sampai ruangan dan fasilitas yang akan digunakan.
“Tapi bagaimana juga kita berpikir, ini tidak bisa ditunda-tunda, apalagi seperti yang disampaikan Pak Bupati, bahwa Garut membutuhkan lebih banyak lagi perguruan tinggi, paling tidak program studi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.


Share posting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *