Warga Desa Ciburuy Bayongbong, Susah Untuk MCK dan Konsumsi Air
Oleh: Gun Gun Imat

Garut – Kabupaten Garut mulai menginjak pada musim kemarau. Hal tersebut dirasakan warga Desa Ciburuy Kec. Bayongbong yang berada di wilayah pergunungan.
Paling parah, masyarakat kp. Sindangserang RW 08 Desa Ciburuy kec. Bayongbong, selama hampir dua minggu kesulitan mendapatkan air.
Diutarakan salah seorang warga, bahwa kekeringan mulai terasa dua minggu lalu, namun paling parang sekitar satu minggu.

Betapa tidak, lanjut dia, dampak yang dirasakan bukan hanya kesulitan bertani, untuk memenuhi kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) pun sangat sulit, bahkan untuk konsumsi air bersih.
“terpaksa guna mencukupi kebutuhan air, warga ngambil di sumber air yang berjarak kurang lebih 400 meter dengan medan yang terjal dan curam,” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Ciburuy, Dindin Saepudin menuturkan, bahwa warga yang terdampak di kampung tersebut, kurang lebih 265 KK dan 35 Ha lahan pertanian.
“Penyebabnya, selain karena kemarau juga jebolnya tanggul cadas gantung yang merupakan saluran irigasi yang biasa mengairi wilayah tersebut,” jelas Kades yang menjabat di periode 2 ini.
Alternatifnya, lanjut Dindin, pihak Pemerintah Desa, memasok air bersih dengan menggunakan mobil bak sebanyak 2000 liter atau dua torn.

“Meskipun pasokan air dari desa tidak sering, namun semoga saja sedikitnya bisa membantu warga Kp. Sindangserang RW 08,” imbuhnya.
Di akhir pembicaraan, dirinya berharap pemerintah kabupaten memperhatikan dan turun tangan membantu warga kami yang tengah mengalami kesulitan air.


